Kamrani Buseri[1] ABSTRACT Kajian ini membahas tentang penyebaran Islam sejak kerajaan Banjar pada abad ke- 16. Perkembangan Islam di Banjarmasin didukung oleh kerajaan Banjar, yang menganut agama Islam dan memberikan pengaruh kepada masyarakatnya untuk menganut agama Islam. Sultan Suriansyah sebagai Sultan Banjar yang pertama mengupayakan penyebaran Islam dengan pengkaderan ulama, yaitu dengan mengirim Syekh Arsyad…
Sejarah
Tuan Guru dalam Sejarah Kesultanan Banjar
Desi Mulia Sari Desims333@gmail.com Mts Ibnu Atha’ilah Kandangan Muhammad Iqbal iqbalmhmmd96@gmail.com SMPs Al-Baladul Amin Kandangan Tashwir: Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya ISSN: 2338-9702, Vol. 12(1), 2024, pp. 51–60 Abstract: The Banjar Sultanate has always remained consistent in maintaining Islam as the main religion and belief of its people. The role of ulama…
Rekonstruksi Tipologi Ruang dan Bentuk Istana Kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan
Bani Noor Muchamad dan Naimatul Aufa Universitas Lambung Mangkurat E-mail: archi_kal@yahoo.com DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment), Vol. 36, No. 2, December 2008, 115-126 ABSTRAK Adanya rencana dari pemerintah provinsi Kalimantan Selatan untuk merekonstruksi kembali istana kerajaan Banjar adalah didasarkan bukti kebesaran Kerajaan Banjar pada masa lalu. Dan untuk rencana ini, telah…
Tambang Batu Bara Oranje Nassau Kalimantan Selatan dalam Pandangan Arkeologi Industri
Libra Hari Inagurasi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Jl. Raya Condet Pejaten No. 4, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12510 AMERTA, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Vol. 33 No. 2, Desember 2015 : 77-134 librainagurasi@yahoo.com Abstrak. Aktivitas pertambangan batu bara di Indonesia dimulai pada abad ke-19. Dalam tulisan ini dikemukakan tinggalan arkeologi dari situs tambang batu…
Simbol Gunung dan Air pada Lanskap Budaya Candi Agung di Kalimantan Selatan
Symbols of Mountains and Water in The Cultural Landscape of Candi Agung in South Kalimantan Imam Hindarto1), Vida Pervaya Rusianti Kusmartono2), dan Wahyu3) 1) Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan Jalan Ahmad Yani Km. 36 Gedung I Lantai II Kampus Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan…
Karakteristik Situs-Situs Arkeologi Kalimantan Selatan Berdasarkan Lokasi Geografis
CHARACTERISTICS OF ARCHAEOLOGICAL SITES IN SOUTH KALIMANTAN BASED ON GEOGRAPHICAL LOCATION Nia Marniati Etie Fajari Balai Arkeologi Kalimantan Selatan, Jalan Gotong Royong II, RT 03/06 Banjarbaru 70711 Kalimantan Selatan; email: nia.marniati@kemdikbud.go.id Naditira Widya Vol. 11 No. 1 April 2017 (61 – 79) Balai Arkeologi Kalimantan Selatan Abstrak. Provinsi Kalimantan Selatan memiliki bentang lahan berupa…
Toponimi Kuno di Daerah Aliran Sungai Nagara Kalimantan Selatan
Ancient Settlements Toponymy around Nagara River Area, South Kalimantan Imam Hindarto1) dan Ida Bagus Putu Prajna Yogi 2) 1)Pusat Riset Arkeologi Lingkungan, Maritim dan Budaya Berkelanjutan, BRIN Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Indonesia 2)Pusat Riset Arkeologi Lingkungan, Maritim dan Budaya Berkelanjutan, BRIN Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Indonesia Pos-el: imambalar@gmail.com PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Vol…
Kesetiaan Orang Bakumpai pada Perang Banjar (Penyerangan Pertama ke Benteng Tongka)
Di daerah Tabalong Tumenggung Anom berjuang membantu Pangeran Antasari. Musuh yang membantu Belanda di daerah Sihong yaitu Suta Ono di Telang. Pasukan Pangeran Antasari menjepit Tumenggung Suta Ono di Telang daerah Sihong dapat dibantu Belanda dengan mendatangkan kapal perang Bali dan Van Os dengan bala bantuan Belanda. Pada waktu itu Pangeran Antasari membangun benteng…
Gambaran Umum Candi Agung Amuntai
Asal Usul Candi Agung Menurut Hariani Santiko dalam tulisannya di buku Candi di Indonesia, istilah candi cuma dikenal di Indonesia. Candi mengacu pada semua bangunan kuno dari masa Hindu-Buddha. Kata Candi berasal dari salah satu nama untuk Dewi Durga, istri Dewa Siwa, sebagai Dewi Maut, yaitu Candika.[1] Jadi, Candi adalah bangunan kuno pada masa Hindu-Buddha,…
Industri Besi dan Perang Banjar di Hulu DAS Barito
Industri Besi dan Perang Banjar di Hulu DAS Barito, Barito Utara, Kalimantan Tengah Ditulis oleh: Hartatik1, Sunarningsih1, Nugroho Nur Susanto1, Gaury V. Daneswara2, dan Dian Triasri1 1Balai Arkeologi Provinsi Kalimantan Selatan 2Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah hartatik@kemdikbud.go.id Jurnal Berkala Arkeologi VOLUME : 41 No. 2, November 2021, halaman 233-250 DOI: 10.3883/jba.v41i2.731 PENDAHULUAN…
Kalimantan dalam Masa Revolusi Indonesia 1945-1950
(Tarik-Ulur antara Unitarisme dan Federalisme) Ditulis oleh: Prof. Helius Sjamsuddin, Ph.D., MA Dr. Hj. Enok Maryani, MS 1. Pengantar Ada suatu masa dalam Revolusi Indonesia antara 1945-1950, mengedepan isu atau wacana sentral (yang kemudian menjadi sumber konflik) antara unitarisme versus (vs) federalisme, antara bentuk negara kesatuan vs bentuk negara federal (serikat), antara golongan unitaris…
Dinamika Sosial Urang Banjar dalam Sejarah
(Antara Interaksi Asimetris & Simetris; Dependensi & Independensi) Ditulis oleh: Helius Sjamsuddin ….nusa Tanjungnagara [Kalimantan] ri Kapuhas [Kapuas] lawan ri Katingan [Katingan] Sampit [Sampit] mwang Kuta Lingga [Sarawak] mwang i Kuta Waringin [Kotawaringin] Sambas [Sambas] mwang i Lawai (Syair 13); Kadangdangan [Kendangwangan] i Landa [Landak] len ri Samedang [Simpang] Tirem [Peniraman; Tidung?] tan kasah…
Pola Perkampungan Orang Banjar pada Tahun 80-an
Pola perkampungan orang Banjar umumnya mengelompok padat. Walaupun demikian secara umum bentuk pemukiman penduduk orang Banjar dapat dibedakan menurut letaknya yaitu di daerah rawa, sungai, dan daerah kering atau pegunungan. Di daerah rawa dan tepi sungai, rumah dibangun berderet-deret menghadap sungai atau saling berhadapan dengan sebuah jalan raya atau bisa pula berseberangan dengan sungai sebagai…
Kampung Cina di Banjarmasin: Pembentukan dan Perkembangannya Hingga Awal Kemerdekaan
Ditulis oleh: Dana Listiana Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak Jl. Letjen Sutoyo Pontianak Telp. (0561) 737906 Fax. (0561)760707 Email: dna_listy@yahoo.co.id ABSTRAK Penelitian ini membahas pembentukan dan perkembangan Kampung Cina di Banjarmasin hingga masa awal kemerdekaan. Untuk mengungkapnya, digunakan metode penelitian sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Cina tumbuh dan berkembang di zona ekonomi kota…
Masuknya Islam ke Kalimantan Selatan
Telah disebutkan bahwa Sultan Suriansyah diislamkan oleh seorang penghulu dari Demak. Peristiwa ini terjadi pada awal abad ke 16 yakni pada masa awal pemerintahannya. Pengislaman Sultan ini diikuti pula oleh para Patih dan rakyatnya. Dalam Hikayat Banjar tidak disebutkan siapa nama penghulu dari Demak yang mengislamkan/melaksanakan penahbisan Raden Samudera sebagai raja Islam pertama di Kerajaan…
Penyebab Pecahnya Perlawanan Rakyat Banjar dalam Menentang Kolonialisme Belanda Tahun 1859-1906
Lada dan Batu Bara: Faktor Eksternal Kolonialisme Belanda di Banjarmasin Abad ke-19 adalah abad kolonialisme modern. Motif penggerak kolonialisme modern akibat revolusi industri yang berkembang pesat. Penemuan teknologi baru sebagai trend kaum ilmuwan Eropa, salah satunya menghasilkan mesin uap yang mampu menggerakkan kapal besar, kereta api, dan pabrik-pabrik modern. Mesin uap menggunakan energi batubara yang…
Mitos Badingsanak (Badingsanak Banjar-Dayak)
Mitos tentang hubungan genealogis antara nabinya orang Islam dengan nabinya orang Kristen melalui pengakuan terhadap Nabi Muhammad sebagai badingsanak (bersaudara) dengan Nabi Isa pada awalnya berkembang di kalangan orang Dayak di Hulu Banyu. Mitos ini kemudian juga diterima oleh orang Islam di desa ini. Seperti telah disebutkan terdahulu, mitos badingsanak versi lain juga ada di…
Sejarah Banjar – Meratus
Sumber-sumber historis untuk periode sebelum abad ke-19 amat terbatas untuk dapat menggambarkan kondisi masyarakat di pegunungan Meratus khususnya dan Kalimantan Selatan umumnya secara rinci. Meskipun demikian, dengan bukti-bukti yang ada seperti candi-candi tua, dan cerita-cerita dalam Hikajat Bandjar (Ras 1968) dapat dikatakan bahwa pada sekitar abad ke- 14 sudah ada kerajaan Hindu di wilayah ini,…
Pelabuhan Sungai dan Laut di Kalimantan Selatan dari Era Kerajaan Suku hingga Kesultanan Banjarmasin
Ditulis Oleh: Yusliani Noor * Dipresentasikan pada Seminar Nasional Kesejarahan, Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat ** Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pendahuluan Orang Banjar selalu menyebut zaman lampau dengan sebutan “zaman bahari”. Istilah zaman bahari untuk menyebut masa lampau yang sangat kuno atau jauh dari masa kini. Sering…
Kerajaan Nan Sarunai dalam Mitologi Maanyan
Di Gunung Batu Buli, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong telah ditemukan fosil manusia purba. Posisi temuan itu terletak tidak jauh dari pusat Kerajaan Nan Sarunai (Kerajaan Tanjung Puri) yang terletak di Kahuripan (nama purba kota Tanjung sekarang ini). Namun, manusia purba dimaksud bukanlah warga negara Kerajaan Nan Sarunai, karena Kerajaan Hindu ini sendiri baru berdiri…
Relasi Dayak Meratus – Banjar dalam Mitos Intingan Dayuhan
Di kalangan orang Dayak Meratus di pegunungan Meratus daerah Tapin terdapat keyakinan yang menyatakan bahwa orang Dayak Meratus dan orang Banjar Hulu sesungguhnya badangsanak (bersaudara) atau mempunyai ikatan darah; relasi genealogis. Adanya keyakinan itu dapat ditelusui dari adanya mitos Intingan dan Dayuhan yang berkembang di kalangan orang-orang Banua Halat dan orang Dayak Meratus di Harakit…
Sekilas Tentang Kerajaan Negara Dipa di Kalimantan Selatan: Sebuah Analisis antara Mitologi dan Realitas Sejarah
Ditulis oleh Rusdi Effendi rusdieffendi@ulm.ac.id * Disampaikan pada Seminar Nasional Kesejarahan, Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat ** Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pendahuluan Sebuah pemikiran mendasar yang perlu disadari oleh siapapun adalah kesulitan awal yang harus diterima apabila ingin mengetahui masa lampau tentang keberadaan Kerajaan Negara Dipa. Pertanyaan…
Peristiwa yang Mengiringi Berdirinya Kerajaan Banjar
Pada tahun 1525 Patih Masih dengan para Patih lain meminta Raden Samudera untuk menjadi raja, mereka menyerbu bandar Muara Bahan dan memindahkan bandar beserta seluruh pedagangnya dan penduduknya ke desa Banjarmasih. Desa berubah menjadi bandar sebagai pusat kerajaan sementara kekuasaan baru. Setelah terjadi pertempuran di Hujung Pulau Alalak yang berakhir dengan kekalahan, maka mulailah perang…
Sejarah Perubahan Bentuk Bumi pada Tanah Banjar
Dengan bergeraknya lapisan-lapisan bumi, bertimbun dan meningginya lapisan-lapisan lumpur yang dibawa arus sungai ke muara, pembentukan delta-delta di muara dan pulau-pulau dalam sungai, pendangkalan aliran-aliran sungai yang ada, berubah aliran atau matinya sungai tersebut, menaiknya garis pantai laut dan sebagainya, maka sejak zaman prasejarah situasi suatu geomorfologi wilayah selalu mengalami perubahan-perubahan yang tiada henti-hentinya. Apakah…
Sejarah Nama Banjarmasin
Apabila diteliti kembali Hikayat Banjar, maka jelas kata Banjar itu menunjukkan nama desa tertentu di sekitar Kuin Cerucuk sekarang. Desa Banjar ini disebut pula Banjarmasih karena tetuha desa itu bergelar Patih Masih. Banjarmasih adalah desa tempat orang Melayu berdiam, yang dalam bahasa Dayak Ngaju disebut Oloh Masih. Patih Masih adalah Patih Oloh Masih atau Patihnya…
Sejarah Nama Pulau Kalimantan
Setiap nama dipakai untuk menyebutkan nama benda, pulau, sungai, kota dan sebagainya pastilah mempunyai latar belakang sejarah. Namun, untuk menjajaki nama-nama tertentu dari benda-benda itu, ada yang mudah tetapi ada pula yang sulit bahkan hampir tidak bisa diteliti kembali. Para ahli ada yang mencoba dengan metode filologi, untuk menelusurinya kembali. Sulitnya, sekalipun kelihatannya logis, historis…
Sejarah Bahasa di Tanah Banjar
Seluruh daerah Kalimantan Selatan yang dihuni oleh suku bangsa Banjar, memiliki bahasa Banjar yang terdiri atas beberapa dialek. Dalam garis besarnya dapat dibagi atas 2 bagian besar, yaitu Bahasa Banjar Hulu dan Bahasa Banjar Kuala. Dalam lingkungan bahasa Banjar Hulu dan Kuala terdapat sub-sub dialek. Bahasa suku asli sesuai jenis etnisnya Maanyan, Lawangan, Bukit atau…
Sejarah Agama di Tanah Banjar
Bangsa Banjar adalah hasil perbauran yang unik dari sejarah sungai-sungai Bahau, Barito, Martapura, dan Tabanio. Di daerah ini suku bangsa Maanyan, Lawangan, Bukit, dan Ngaju dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu dan Jawa disatukan oleh takhta Budha, Siwa, dan yang paling akhir oleh Islam dari Kerajaan Banjar yang menumbuhkan bangsa Banjar yang berbahasa Banjar (di daerah hulu…
Sejarah Pembentukan dan Pertambahan Penduduk di Tanah Banjar
Tanah Banjar yang sekarang dikenal dengan Provinsi Kalimantan Selatan pada awalnya merupakan daerah terpadat penduduknya. Konsentrasi penduduk terdapat di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Hulu Sungai. Dari segi pertumbuhan penduduk tercepat ada di Kota Banjarmasin. Pada tahun 1919, Kota Banjarmasin berpenduduk sekitar 16.708 jiwa. Kemudian pada tahun 1941 kira-kira 70.000 jiwa, tetapi pada tahun 1973…




